Kamis, Juli 7, 2022

Selaras Isu Prioritas G20, BRI Hadirkan BRIBRAIN Academy & Kembangkan Artificial Intelligence

Kanalbdg.com – Digital literacy serta digital talent menjadi salah esa dari tiga isu prioritas presidensi G20 Indonesia 2022 dimana perlunya berdinas sama buat mewujudkan jaringan digital-people-connectivity. Hal tersebut krusial buat semakin membantu para pelaku upaya serta pelaku bisnis digital buat tetap inovatif serta sejahtera di era perluasan ekonomi digital ini.

Selaras dengan hal tersebut, sebagai bank nan terus-menerus menjalankan transformasi digital, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berinisiatif menggali potensi bakat digital Indonesia di bidang data science, artificial intelligence, serta machine learning melalui BRIBRAIN Academy. Hal ini dijalankan lewat kerja sama dengan beragam lembaga riset, universitas, hingga komunitas.

Direktur Digital serta Teknologi Informasi BRI, Indra Utoyo mengatakan, BRIBRAIN merupakan salah esa pusat otak BRI nan berbasis AI. BRIBRAIN Academy dihadirkan sebagai program menyeluruh buat mengembangkan inisiatif serta memupuk bakat AI. Mereka akan mendapat bekal serta kegunaan leadership, R&D, support, serta pelatihan.

“Diharapkan melalui kerja sama dengan beragam pihak, BRI memperoleh mengembangkan kapabilitas BRIBRAIN melalui penciptaan penemuan nan value-driven, melatih serta merancang talent pool dalam bidang AI sekaligus memperkaya keragaman data nan dimiliki BRI,” ungkapnya.

Melafalkan Juga:
Direktur Bisnis Konsumer BRI: Kami akan Lanjut Sorong Pertumbuhan CASA Melalui Ekosistem Digital

BRIBRAIN Academy menyediakan open sandbox sehingga talenta-talenta AI serta partner kerja sama memperoleh mencoba pengolahan data hingga memproduksi contoh dengan menggunakan real financial use cases dari BRI.

Kehadiran BRIBRAIN Academy juga akan semakin memperkuat kapabilitas digital BRI, seperti meningkatkan risk management excellence serta cybersecurity melalui credit scoring hingga fraud and risk analytics.

Adapun bentuk kolaborasinya merupakan melalui penyelenggaraan kompetisi Financial Data Challenge 2022 berbarengan PT Sharing Vision. Kompetisi tersebut membuka kesempatan bagi seluruh mahasiswa hingga praktisi Data Science serta AI buat mendapat kesempatan berdinas di BRI serta membangun kapabilitas AI bagi industri keuangan.

Founder Expert Sharing Vision sekaligus dosen STEI ITB, Dimitri Mahayana mengatakan, BRI telah menjadi nan terdepan di industri perbankan dalam mengembangkan pemanfaatan AI/ML. “BRI lanjut meningkatkan layanan keuangan sehingga kegiatan ini krusial diikuti oleh bakat AI dari beragam lapisan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Nantinya, peserta diminta buat membangun contoh analisis data hingga penilaian berdasarkan dataset nan diberikan. Dimulai sejak 14 Februari 2022, kompetisi ini memperoleh diikuti oleh seluruh praktisi Data Science serta AI dari seluruh Indonesia. Informasi lebih perinci mengenai Financial Data Challenge 2022 memperoleh mengunjungi http://sharingvision.com/financial-data-challenge-2022/.

Melafalkan Juga:
BRI: DPK nan Tumbuh Merupakan Bentuk Peningkatan Kepercayaan Nasabah

Sebagai hybrid bank, selama ini BRI telah memadukan kekuatan jaringan fisik nan dibantu lebih dari 9.000 kantor unit, e-channels, serta lebih dari 500.000 badal lakupandai BRILink. Kekuatan tersebut dibantu dengan kapabilitas digital nan telah berkembang pesat dalam lima tahun perjalanan transformasi digital BRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.